Makam Mas Suharto Ternyata Kosong Tanpa Jasad

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Sosok "Bapak" Pos dan Telekomunikasi (Postel) Indonesia, yakni Mas Suharto, tak hanya diabadikan dalam bentuk patung dada di Museum Pos Indonesia di Bandung. Sejak beberapa waktu lalu, Mas Suharto menjadi nama sebuah jalan di Kota Yogyakarta, menggantikan nama Jalan Gemblakan (di kawasan Kecamatan Danurejan) yang sudah lama dipakai.

Kendati namanya abadi, makam Mas Suharto ternyata masih misterius hingga kini. Ia diduga telah meninggal dunia setelah diculik tentara pendudukan Belanda pada awal tahun 1949 di Yogyakarta karena aktivitasnya dalam membantu perjuangan RI di bidang postel.

Anak anak dan keturunannya hingga kini belum menemukan kuburan Mas Suharto kendati beberapa sudah berupaya.

"Kami hanya bisa bangga eyang kakung itu pejuang. Namun, kami tidak tahu di mana makamnya. Sekadar untuk mengenang, kami tuliskan namanya di batu nisan makam eyang putri (Ny Mas Suharto), tapi jasadnya tidak ada di dalam makam itu," tutur seorang cucu Mas Suharto, Kristi Nugrahani (40), ditemui di rumahnya di Perumahan Sawitsari Blok A 12 Sleman, Kamis (10/10/2013).

Makam Mas Suharto di Kuncen adalah makam kosong tanpa jasad si pemilik nama, kecuali jasad Ny Mas Suharto. Di sisi makam eyangnya tersebut, menurut Kristi, berbaring jasad ayah Kristi yang juga putra pertama Mas Suharto, yakni Setiawan (meninggal di usia 66 tahun). Selain itu, makam tantenya atau anak kedua Mas Suharto, Sawitri (80), juga tak jauh di antara makam-makam tersebut. Anak Mas Suharto lainnya yang bernama Prasetyo, menurut Kristi, meninggal di luar negeri.

Belum lama ini, Kristi dan dua adiknya, Lukas Setiaji (36) dan Agnes Agustina (34) serta anggota keluarga lainnya nyekar di makam Mas Suharto di Kuncen. Sebagaimana keluarga pada umumnya, cucu-cucu Mas Suharto itu juga berdoa mengenang anggota keluarga yang telah almarhum.

Kristi mengenang, tantenya lah (Sawitri) yang berinisiatif menuliskan nama eyang kakungnya menjadi satu pada nisan eyang putri. Pasalnya, upaya Sawitri yang sempat berharap dapat menemukan Mas Suharto, akhirnya tetap berujung penantian tanpa akhir.

Sawitri tidak dapat menemukannya, hingga akhirnya putri Mas Suharto itu meninggal pada 2012 dan dimakamkan di sisi liang kubur Ny Mas Suharto.

Bagi Kristi, kisah eyang kakungnya itu sangat membanggakan. Meski demikian, Kristi dan dua adiknya tidak mengetahui detail kisah perjuangan eyang kakungnya.Yang jelas, Mas Suharto sebagai seorang di antara banyak pejuang telah dihargai. Tidak hanya karena patung dada sebagai penanda di Museum Pos Indonesia, namanya bahkan abadi di ruas jalan di depan bekas rumahnya di Kelurahan Tegalpanggung Kecamatan Danurejan Yogyakarta.

Namun, menurut Kristi, penghargaan tetap sekadar penghargaan atas jasanya. Lebih dalam, cucu perempuan Mas Suharto ini memiliki keinginan lumrah sebagaimana orang lain pada umumnya. "Kami sebenarnya juga ingin memiliki eyang, kami ingin memilikinya secara utuh meski hanya makam, karena toh kalau jasadnya ketemu pun kami belum lahir," ujar Kristi.

Perasaan serupa dialami adiknya, Agnes Agustina. Penghargaan untuk eyang kakungnya merupakan kebanggaan karena memiliki kakek pahlawan bangsa.
Namun, satu hal bahwa sebenarnya jasad Mas Suharto tak tentu rimba membuatnya berbeda. Di Yogyakarta, ruas Jalan Mas Suharto menjadi satu-satunya kenangan bahwa di sebuah rumah yang kini menjadi Kantor Pos Danurejan di Jalan Mas Suharto 47, kakeknya pernah hidup.

Kisah mengenai kakeknya itu pun tidak banyak didengar langsung dari orangtuanya. Menurut Agnes, Setiawan sampai meninggalnya jarang bercerita mengenai Mas Suharto. Demikian juga Sawitri, meski tantenya itu dipastikan menyimpan banyak dokumen, namun jarang menyinggung peran detail eyang kakungnya.

"Generasi kami terlalu jauh untuk mengetahui detail ceritanya. Kami hanya tahu dari membaca sejarah, itu pun tidak lengkap," imbuhnya.

Menurut Kristi maupun Agnes, Sawitri pernah menjadi Direktur UPT Perpustakaan UGM sehingga besar kemungkinan terbiasa menyimpan dokumen lama. Namun, keduanya mengaku tidak pernah membuka tumpukan berkas di rumah Sawitsari sampai saat ini.(ose)

Baca Juga:

Makam Mas Suharto Ternyata Kosong Tanpa Jasad

Peluklah Buah Hati Minimal Delapan Kali Sehari, Niscaya Dia Tumbuh Cerdas

Saingi Samsung dan Apple, Adidas Luncurkan Produk Smartwatch


http://id.berita.yahoo.com/makam-mas-suharto-ternyata-kosong-tanpa-jasad-104320680.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger