Ayako Sono: Lelaki Jepang Tidak Punya Keberanian

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo, Jepang

TRIBUNNEWS.COM - Pengarang terkenal Jepang Ayako Sono (82), lulusan Seishin Joshi Universitas jurusan bahasa Inggris dengan nama Katolik Maria Elisabeth, nama aslinya  Toshiko Miura, mengecam lelaki Jepang saat ini yang dianggap tak punya keberanian.

"Orang Jepang saat ini, terutama lelakinya, tak punya keberanian, tak berani bicara terus terang dan terbuka," paparnya kepada pewawancara TV Asahi, Rabu (30/10/2013) diliput Tribunnews.com di sini.

Karya bukunya "Apakah manusia Dewasa?" (ningen ni totte seijuku to ha nanika) terjual lebih dari 550.000 eksemplar dan jadi sangat populer karena berisi komentarnya yang ceplas ceplos mengenai Jepang. Ayako Sono pernah menjabat banyak kedudukan di pemerintahan dan terakhir sejak Oktober 2009 sebagai Direktor Japan Post.

"Apabila manusia itu keberaniannya dimunculkan, diungkapkan terbuka, saya rasa akan semakin menarik dan manusia itu akan dapat berkembang dengan baik. negara pun akan semakin baik dengan keterbukaan dan keberanian manusia yang diungkapkan tersebut," paparnya lagi.

Sebagai orang yang sudah tua, Ayako mengaku ingin segera pensiun menikmati hidup santai. Terhadap orang yang tua, Ayako memberikan komentar cukup keras dan menarik.

"Komentar saya ini mungkin bertentangan dengan pendapat orang lain. Bagi orang tua yang merasa sudah menderita baiknya cepat meninggal saja, karena kalau sudah tua tetap mengeluh tidaklah baik. Daripada menyusahkan orang lain baiknya meninggal saja," tekannya.

Anak muda sekarang payah, tambahnya lagi. Lihat saja mereka banyak pajai jeans yang menurutnya seperti orang miskin saja. Kalau fashion sudah demikian jiwanya juga miskin mungkin. Pakaian itu cerminan kehidupan manusia, tambahnya.

Manusia, tekannya lagi, harus bisa aktif berkreasi, jangan menyusahkan orang lain, berani, sehingga lingkungan, manusia lain bisa ikut lebih baik juga.

"Tapi Jepang saat ini kebanyakan manusianya penakut. Itulah sebabnya muncul drama Hanzawa Naoki," ungkapnya lagi.

Drama Hanzawa Naoki paling populer saat ini di Jepang, kisah kelompok banking yang melakukan berbagai kejahatan di dalam bank nya tapi orang lain tak ada yang berani melawannya. Namun muncul satu tokoh Hanzawa Naoki yang berani menentang Managing Director yang berbuat jahat tersebut hingga sang Direktur itu bertekuk lutut menyembah Hanzawa Naoki karena terbukti melakukan penyelewengan uang banknya.

Baca Juga:

Ayako Sono: Lelaki Jepang Tidak Punya Keberanian

Tristan Alif Dapat Ijin Satu Bulan dari Sekolahnya ke Ajax Amsterdam

Anies Baswedan Mundur dari Gerakan Indonesia Mengajar


http://id.berita.yahoo.com/ayako-sono-lelaki-jepang-tidak-punya-keberanian-124715081.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger